
Detikbanua.com, TANAH BUMBU – Ribuan pasang mata menjadi saksi meriahnya pembukaan Pesta Adat Mappanre Ri Tasi’e 2026 di Pantai Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu, Minggu malam.
Kemegahan panggung hiburan dengan penampilan grup band legendaris Slank dan pedangdut Siti Badriah menjadi daya tarik tersendiri dalam rangkaian Hari Jadi ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu.
Pembukaan pesta adat tahunan tersebut berlangsung meriah dan dipadati masyarakat yang memenuhi kawasan Pantai Pagatan sejak sore hingga malam hari.
Acara diawali dengan penampilan tarian tradisional yang menggambarkan kekayaan budaya pesisir Tanah Bumbu. Suasana kemudian semakin semarak saat Siti Badriah tampil menghibur masyarakat dengan sejumlah lagu andalannya.
Antusiasme warga semakin memuncak ketika Slank naik ke atas panggung. Lewat lagu ikonik “Ku Tak Bisa”, grup band tersebut berhasil menghipnotis ribuan penonton yang memadati lapangan terbuka Pantai Pagatan.
Namun, kemeriahan itu bukan sekadar hiburan semata. Pembukaan Mappanre Ri Tasi’e menjadi bagian penting dari rangkaian Hari Jadi ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu sekaligus simbol kebangkitan ekonomi dan sumber daya manusia di Bumi Bersujud.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menegaskan Mappanre Ri Tasi’e bukan hanya sebuah perayaan tahunan. Menurutnya, tradisi tersebut merupakan warisan budaya yang sarat dengan nilai-nilai kearifan lokal, khususnya bagi masyarakat pesisir.
“Tradisi ini menjadi wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil laut yang melimpah. Selain itu, juga menjadi simbol kebersamaan, persatuan, dan harmonisasi antara manusia dengan alam,” ujarnya.
Andi Rudi Latif menambahkan momentum Hari Jadi ke-23 Tanah Bumbu harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan mengusung tema “SDM Tangguh, Ekonomi Tumbuh”, pemerintah daerah berkomitmen memastikan pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan rakyat.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu H. Hasanuddin menyampaikan apresiasi atas sukses dan meriahnya pembukaan Pesta Adat Mappanre Ri Tasi’e tahun ini.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa DPRD bersama pemerintah daerah terus mendukung pelestarian budaya daerah yang telah menjadi identitas masyarakat Tanah Bumbu.
“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan Mappanre Ri Tasi’e dapat berjalan lancar, aman, dan tertib hingga selesai. Antusiasme masyarakat yang begitu besar ini diharapkan terus terjaga dan menjadikan agenda tahunan ini semakin besar di masa mendatang,” kata Hasanuddin.

