Pemkab Tanah Bumbu Fokuskan RKPD 2027 pada Transformasi Menyeluruh

Normansyah
25 Apr 2026 14:38
2 menit membaca

Detikbanua.com, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan arah pembangunan daerah tahun 2027 akan difokuskan pada transformasi menyeluruh yang berdampak langsung bagi masyarakat

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, saat membuka Rapat Koordinasi Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Banjarbaru, Selasa (21/4/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa RKPD bukan sekadar dokumen perencanaan tahunan, melainkan fondasi utama dalam menentukan arah pembangunan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, setiap program harus dirancang secara matang, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan.

“Perencanaan tidak boleh hanya bersifat administratif. Program yang disusun harus bisa diimplementasikan secara teknis dan tepat sasaran,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi perencanaan antara pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional yang mengharuskan proses perencanaan dilakukan secara terintegrasi.

Menurutnya, tanpa sinkronisasi yang baik, program pembangunan berpotensi berjalan sendiri-sendiri tanpa arah yang jelas. “Sinkronisasi menjadi kunci agar setiap anggaran benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.

RKPD Tahun 2027 sendiri merupakan bagian dari pelaksanaan tahun ketiga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Oleh karena itu, konsistensi dalam pelaksanaan program pembangunan menjadi hal yang tidak dapat ditawar.

Adapun tema pembangunan yang diusung adalah “Transformasi Infrastruktur, Transformasi Ekonomi, dan Pelayanan Publik Menuju Tanah Bumbu Maju, Makmur, dan Beradab.” Tema ini menuntut percepatan kinerja pemerintah daerah melalui pendekatan yang inovatif, adaptif, dan kolaboratif.

Lebih lanjut, Bupati memberikan arahan kepada seluruh perangkat daerah agar setiap program yang dirancang mampu mendukung prioritas pembangunan daerah, termasuk program unggulan dan inovasi kepala daerah.

Dari sisi penganggaran, ia juga mengingatkan pentingnya ketelitian dalam penyusunan belanja untuk menghindari kendala administratif di kemudian hari. Setiap kegiatan diwajibkan dilengkapi dengan proposal atau Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang komprehensif serta dipresentasikan sebagai bagian dari proses verifikasi sebelum dimasukkan ke dalam sistem penganggaran.

“Langkah ini penting untuk memastikan setiap program memiliki daya ungkit yang jelas terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, yakni Nita Yiswa, ST, M.Si dan Ir. Agustinus Sulistiyanto, yang memberikan penguatan terkait perencanaan pembangunan serta pengelolaan keuangan daerah.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap penyusunan RKPD Tahun 2027 dapat menghasilkan perencanaan yang lebih terarah, terintegrasi, dan berkualitas, sehingga mampu mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

x
x