Perkuat Sektor Perikanan, Pemkab Tanah Bumbu Bekali Nelayan Keterampilan Merawat Mesin Ketinting

Normansyah
29 Oct 2026 07:16
Blog 0 4
2 minutes reading

Detikbanua.com, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus berupaya memperkuat sektor perikanan melalui peningkatan keterampilan nelayan. Salah satunya dengan menggelar Sekolah Bahari berupa Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen dan Perawatan Mesin Kapal Ketinting bagi 30 nelayan sungai di Desa Pulau Satu, Kecamatan Kusan Hilir, Selasa (27/10/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu tersebut menghadirkan Sudirman, dosen Fakultas Perikanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM), sebagai narasumber.

Bimtek ini menjadi bagian dari upaya mendukung visi dan misi Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, dalam memperkuat sektor perikanan melalui peningkatan kapasitas dan keterampilan nelayan.

Dalam pemaparannya, Sudirman menjelaskan bahwa sebagian nelayan masih kurang memperhatikan kondisi dan perawatan mesin ketinting yang digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari di sungai.

Padahal, perawatan mesin secara rutin sangat penting untuk menjaga kinerja peralatan, mencegah kerusakan, serta menekan biaya operasional. Tanpa pemeliharaan yang baik, nelayan berisiko mengeluarkan biaya lebih besar untuk memperbaiki mesin, bahkan harus membeli mesin pengganti.

Menurutnya, pemahaman tentang manajemen dan perawatan mesin perlu ditingkatkan agar nelayan dapat menggunakan peralatan secara lebih efektif dan efisien.

Dengan perawatan yang tepat, risiko kerusakan mesin saat beraktivitas dapat diminimalkan sehingga nelayan bisa bekerja lebih aman dan mengoptimalkan produktivitas.

Salah seorang peserta, Zulkarnain, menyambut positif pelaksanaan bimtek tersebut. Ia mengaku memperoleh pengetahuan baru yang dapat diterapkan dalam merawat mesin ketinting untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

“Harapannya kami, ilmu yang didapat di sini bisa kami serap dan praktikkan saat menggunakan mesin dalam aktivitas sehari-hari,” kata Zulkarnain.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Anwar Sadat, menegaskan bahwa peningkatan keterampilan nelayan harus diiringi dengan kesadaran untuk menjaga kelestarian ekosistem sungai.

Menurutnya, sungai bukan hanya menjadi ruang hidup bagi masyarakat, tetapi juga sumber penghidupan bagi nelayan yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada sumber daya perikanan.

Karena itu, pengembangan kapasitas nelayan tidak cukup hanya melalui peningkatan kemampuan mengoperasikan dan merawat peralatan. Kepedulian terhadap lingkungan juga perlu menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sektor perikanan.

“Melalui bimtek ini juga kami berharap nelayan bisa meningkatkan produktivitas,” kata Andi Anwar Sadat.

Melalui program Sekolah Bahari ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu diharapkan dapat terus mendorong nelayan agar semakin terampil dalam mengelola peralatan kerja, lebih efisien dalam mengeluarkan biaya operasional, serta memiliki kepedulian terhadap kelestarian ekosistem sungai sebagai penopang keberlanjutan usaha perikanan.

x
x