AADC 2026 Dibuka, Pelajar Tanah Bumbu Didorong Berani Berpikir Kritis

Normansyah
18 Sep 2026 06:23
2 minutes reading

Detikbanua.com, BATULICIN – Kompetisi debat bahasa Indonesia tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Tanah Bumbu, Aspirasi Argumenta Debate Competition (AADC) 2026, resmi dibuka di Ruang Terbuka Sekretariat Rumah Pena, Pasar Minggu, Kecamatan Simpang Empat, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan bertajuk “Dari Kata Menuju Aksi Nyata” tersebut menjadi wadah bagi pelajar untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, menyusun argumentasi, berkomunikasi, serta menyampaikan gagasan secara terstruktur dan bertanggung jawab.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfosp) Al Husain Mardani menyambut baik pelaksanaan kompetisi tersebut.

Menurutnya, debat bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran untuk membentuk generasi muda yang mampu berpikir kritis, logis, sistematis, dan objektif.

“Para pelajar dihadapkan pada berbagai informasi, pandangan, dan pendapat yang beredar dengan sangat cepat. Karena itu, kemampuan untuk berpikir kritis dan menyampaikan argumentasi secara tepat menjadi hal yang penting,” ujar Al Husain saat menyampaikan sambutan Bupati.

Ia berharap AADC dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga menjadi ruang positif bagi pelajar untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi, bernalar, dan berargumentasi sekaligus memperkuat kecintaan terhadap bahasa Indonesia.

Sementara itu, Presiden Aspirasi Argumenta Tanah Bumbu, Ilham Bahari, menilai AADC menjadi contoh pentingnya kolaborasi dalam menghadirkan ruang pendidikan dan pengembangan kapasitas generasi muda.

“Pendidikan itu murah, bahkan bisa gratis. Kalau kita bisa bersinergi dan berkolaborasi,” katanya.

Ilham juga menyebut kemampuan debat peserta menunjukkan adanya potensi generasi muda Tanah Bumbu yang berani berpikir, menyampaikan pendapat, dan mengambil peran di tengah masyarakat.

Aspirasi Argumenta Tanah Bumbu berencana menjadikan kompetisi debat ini sebagai agenda berkala. Jika sebelumnya direncanakan digelar setahun sekali, penyelenggara kini mempertimbangkan pelaksanaannya setiap enam bulan.

Langkah tersebut diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi pelajar SMP dan SMA di Tanah Bumbu untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan argumentasi, dan menambah pengalaman berkompetisi.

Pembukaan AADC 2026 turut dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Tanah Bumbu Yulia Rahmadani, organisasi kepemudaan, dewan guru SMP dan SMA, pimpinan perusahaan, serta peserta dari berbagai sekolah.

Melalui AADC 2026, penyelenggara berharap budaya berpikir kritis, kemampuan berkomunikasi, dan keberanian menyampaikan gagasan terus tumbuh di kalangan pelajar Tanah Bumbu.

x
x