Kehadiran pimpinan daerah tersebut untuk memastikan kondisi para calon penumpang yang masih menunggu kepastian keberangkatan menuju Pelabuhan Garongkong, Sulawesi Selatan.
Ketua DPRD Tanah Bumbu Andrean Atma Maulani terlihat aktif berdialog dengan para penumpang, mendengarkan keluhan mereka, sekaligus memastikan pemerintah daerah memberikan perhatian penuh terhadap situasi yang terjadi.
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah daerah bersama DPRD juga menyiapkan Dapur Umum BerAKSI untuk menyediakan makanan berbuka puasa dan sahur bagi para penumpang yang masih tertahan di pelabuhan.
Selain itu, fasilitas pendukung seperti mobil toilet juga disediakan guna menjaga kenyamanan para penumpang selama menunggu jadwal keberangkatan.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan pihak ASDP agar seluruh penumpang yang tertunda tetap dapat diberangkatkan.
“Semoga ini ada hikmahnya. Tetap sabar, Insyaallah semuanya dijamin bisa pulang kampung,” ujarnya saat memberikan semangat kepada para penumpang.
Langkah cepat pemerintah daerah dan DPRD ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat, terutama para calon penumpang yang merasa diperhatikan di tengah situasi sulit menjelang arus mudik Lebaran.
Diketahui, sebanyak 269 calon penumpang KM Awu-Awu tujuan Garongkong, Sulawesi Selatan, terpaksa menunda keberangkatan akibat kelebihan kapasitas kapal pada Senin (16/3/2026).
Meski telah mengantongi tiket dan sempat naik ke kapal, para penumpang diminta turun kembali demi alasan keselamatan pelayaran.
Kepala ASDP Cabang Batulicin, Ardian, menjelaskan keputusan tersebut diambil sesuai aturan Kementerian Perhubungan yang mengutamakan keselamatan penumpang.
“Kami mengikuti aturan bahwa keselamatan adalah nomor satu, dengan moto mudik aman keluarga bahagia. Kami tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan saat pelayaran,” jelasnya.
Ia memastikan seluruh penumpang yang tertunda akan diberangkatkan menggunakan kapal yang sama setelah kembali bersandar di Pelabuhan Batulicin yang diperkirakan pada Kamis (19/3/2026).
“Kami sudah mendata para penumpang dan menjamin semuanya akan diberangkatkan hingga sampai ke Pelabuhan Garongkong untuk bisa berlebaran bersama keluarga,” tambahnya.
Terkait adanya dugaan praktik calo tiket, pihak ASDP menegaskan tidak mentolerir segala bentuk kecurangan baik dari internal maupun eksternal. ASDP juga telah berkoordinasi dengan Polres setempat untuk menindaklanjuti dugaan tersebut serta mengimbau masyarakat membeli tiket melalui layanan resmi secara online.



