Tim RPKPP Kembangkan Desa Wisata Mangrove di Kecamatan Angsana

- Wartawan

Kamis, 31 Oktober 2024 - 03:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detik Banua, BATULICIN – Tim Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan Pariwisata (RPKPP) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) melakukan kunjungan ke Desa Angsana Kecamatan Angsana, Rabu (30/10/2024).

Kunjungan ini dalam rangka pengembangan desa wisata mangrove di wilayah Kecamatan Angsana.

Kedatangan Tim RPKKP di sambut langsung Plt Kepala Desa Angsana, Sayid Firdaus.

Plt Kepala Desa Angsana, Sayid Firdaus menyambut baik kedatangan Tim RPKKP Tanah Bumbu dengan tujuan pengembangan Wisata Mangrove Desa Angsana.

Menurut Sayid Firdaus, saat ini Desa Wisata Mangrove Angsana belum di buka untuk umum, karena fasilitas pendukungnya belum lengkap secara keseluruhan. Seperti gazebo, toilet, dan jembatan yang baru terbangun sepanjang 400 meter dari target 1 km.

“Saat ini kita terus lengkapi fasilitasnya. Setelah semua siap dan lengkap, maka Desa Wisata Mangrove akan kita buka untuk umum,” ucapnya.

Ia mentargetkan pada tahun 2025 nanti, Desa Wisata Mangrove di Kecamatan Angsana ini akan di buka untuk umum.

Sementara itu, Yuli Agustini dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tanah Bumbu yang juga merupakan salah satu Tim RPKPP menambahkan saat ini pihaknya tengah menyusun perencanaan Desa Wisata untuk lima tahun kedepan.

Baca Juga :  Tak Suka Menunda Pekerjaan, Bupati Tanbu Selesaikan Pekerjaan Hingga Dinihari

Untuk pengembangan desa wisata ini, sambungnya bukan hanya terfokus pada wisatanya saja. Tetapi juga ada pusat UMKM, jaringan telekomunikasi, dan lainnya.

Adanya Desa Wisata di harapkan mampu meningkatkan nilai tambah dan produktifitas masyarakat, sehingga berdampak pula pada perekonomian masyarakat desa.

Ketua Kelompok Hijau Lestari, Khaidir Ansyari menambahkan Wisata Mangrove Angsana ini di inisiasi oleh Kepala Desa sebelumnya dan warga. Kemudian dilanjutkan oleh Kepala Desa saat ini.

Ia menceritakan awal tercetusnya Wisata Mangrove yakni karena Angsana terkenal dengan wisata pantai dan terumbu karangnya yang ramai di kunjungi wisatawan.

Namun, ramainya kunjungan tersebut terbatas karena ada waktu atau bulan tertentu yang tidak bisa di kunjungi. Seperti pada saat musim angin tenggara. Yang mana pengunjung tidak dapat melakukan snorkeling karena faktor cuaca atau gelombang tinggi.

Baca Juga :  Ketua PKK Tanbu, Irmayani Rudi Latif Tegaskan Keselarasan Program PKK Dengan Visi Misi Bupati

“Kalau wisatawan banyak yang datang, tapi kebijakan pengelola menghentikan karena gelombang besar yang membahayakan bagi pengunjung,” ungkapnya.

Nah, dari itulah maka tercetuslah untuk membuat wisata mangrove. Mengingat Desa Angsana memiliki potensi hutan mangrove yang masih alami.

“Selain hutan magrovenya yang masih alami, kawasannya juga sangat luas. Berdasarkan pemetaan dari Pemerintah Desa, luas hutan mangrovenya yakni 47 Hektare,” sebutnya.

Melihat potensi yang ada ini, maka dibentuklah Kelompok Hijau Lestari yang di inisiasi oleh Dinas Perikanan untuk melestarikan hutan mangrove.

Terkait fasilitas Wisata Mangrove Angsana ini, sebutnya sudah ada pelabuhan yang dibangun bersumber dari pihak ketiga. Sedangkan untuk jembatan di bangun oleh Pemerintah Desa Angsana.

“Konsepnya dari pelabuhan naik kapal, sampai ke lokasi wisata. Ada rest area dan pusat informasi. Lalu pengunjung berjalan menikmati keindahan hutan mangrove. Kemungkinan pula kita sediakan flying fox dan lainnya,” pungkasnya.

Berita Terkait

Bupati Andi Rudi Latif Ikuti Rakornas 2026 Pemerintah Pusat dan Daerah
Banmus DPRD Tanah Bumbu Gelar Rapat Kerja, Fokus Sinkronisasi Agenda 2026
Komisi III DPRD Tanah Bumbu Rapat Kerja dengan BPBD, Fokus Mitigasi Bencana Awal 2026
Pemkab Tanah Bumbu Raih UHC Award 2026 Kategori Madya
Perkuat Pengawasan Layanan Publik, Pemkab Tanbu MoU Dengan Omdusman RI
Krisis Keuangan, Persepan Mengadu ke DPRD Tanbu
Gelar Parenting Akbar, Bupati Tekankan Sinergi Pendidik dan Orang Tua
DPRD Tanah Bumbu Dengar Pendapat Terkait Pencemaran Lingkungan Desa Sebamban Baru
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:39 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Ikuti Rakornas 2026 Pemerintah Pusat dan Daerah

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:29 WITA

Banmus DPRD Tanah Bumbu Gelar Rapat Kerja, Fokus Sinkronisasi Agenda 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:01 WITA

Komisi III DPRD Tanah Bumbu Rapat Kerja dengan BPBD, Fokus Mitigasi Bencana Awal 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:52 WITA

Perkuat Pengawasan Layanan Publik, Pemkab Tanbu MoU Dengan Omdusman RI

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:26 WITA

Krisis Keuangan, Persepan Mengadu ke DPRD Tanbu

Selasa, 27 Januari 2026 - 05:39 WITA

Gelar Parenting Akbar, Bupati Tekankan Sinergi Pendidik dan Orang Tua

Selasa, 27 Januari 2026 - 05:13 WITA

DPRD Tanah Bumbu Dengar Pendapat Terkait Pencemaran Lingkungan Desa Sebamban Baru

Senin, 26 Januari 2026 - 09:16 WITA

Kecamatan Kusan Hilir Susun Rencana Awal Gelaran Pesta Pantai

Berita Terbaru

Peristiwa, Hukum & Kriminal

Edarkan Sabu, Pemuda 21 Tahun di Simpang Empat Dibekuk Polisi

Kamis, 5 Feb 2026 - 09:33 WITA