Tanah Bumbu Kembangkan Olahan Ikan untuk Ekonomi dan Cegah Stunting

Normansyah
22 Sep 2026 13:07
2 minutes reading

Detikbanua.com, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Perikanan terus mendorong pengembangan produk pangan berbasis hasil perikanan untuk meningkatkan ekonomi keluarga sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting.

Upaya tersebut dilakukan melalui program Sekolah Pangan yang digelar Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan (P2HP) Dinas Perikanan Tanah Bumbu di Balai Rakyat Desa Karang Indah, Kecamatan Angsana, Senin (21/9/2026).

Kegiatan ini diikuti sebanyak 30 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM pengolahan hasil perikanan, anggota TP PKK Kecamatan Angsana, serta TP PKK desa se-Kecamatan Angsana.

Peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga mengikuti praktik langsung diversifikasi produk olahan ikan. Sejumlah produk yang diperkenalkan di antaranya bola-bola nasi ikan, mi kering berbahan tepung ikan, dan stik ikan.

Sekolah Pangan tersebut menghadirkan narasumber dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru, yakni Dr. Indira Fitriliyani, S.Pi., M.Si., Dr. Ir. Dewi Kartika Sari, MP., M.Si., dan Dr. Ir. Rita Khairina, MP.

Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Kepala Dinas Perikanan Andi Anwar Sadat mengatakan, Sekolah Pangan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya pelaku usaha pengolahan hasil perikanan.

Menurutnya, potensi perikanan yang dimiliki Tanah Bumbu perlu terus dikembangkan melalui inovasi dan diversifikasi produk sehingga tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi memiliki nilai tambah dan daya saing.

“Sekolah Pangan menjadi wadah edukatif yang efektif dalam mengoptimalkan potensi perikanan Kabupaten Tanah Bumbu dari hulu ke hilir,” ujarnya.

Ia berharap, kegiatan tersebut dapat membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan dan ekonomi keluarga, serta mendorong pemanfaatan ikan sebagai sumber pangan bergizi untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting.

Sementara itu, Kepala Bidang P2HP Dinas Perikanan Tanah Bumbu, Rahmiwati Zulfah, menjelaskan bahwa Sekolah Pangan tidak hanya berfokus pada keterampilan mengolah ikan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan pelaku usaha.

Pembinaan mencakup peningkatan mutu produk, keamanan pangan, penerapan standar higienis, hingga strategi pemasaran produk olahan perikanan.

“Tujuan utama Sekolah Pangan adalah meningkatkan kualitas dan daya saing produk olahan ikan, menjamin keamanan pangan agar layak konsumsi dan memiliki nilai jual tinggi, serta memperluas jangkauan pasar bagi pelaku usaha perikanan di Kabupaten Tanah Bumbu,” jelasnya.

Melalui program tersebut, Dinas Perikanan berharap semakin banyak masyarakat mampu mengolah hasil perikanan menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus bergizi, sehingga potensi perikanan lokal dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat Tanah Bumbu.

x
x