DLH Tanbu Sosialisasikan Program Satu Kantor Satu Pengelolaan Sampah

Normansyah
17 Mei 2026 03:30
2 menit membaca

Detikbanua.com, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar sosialisasi sekaligus pelatihan penerapan aksi pengelolaan sampah perkantoran melalui program Satu Kantor Satu Pengelolaan Sampah, belum lama tadi, di Gunung Tinggi, Batulicin.

Bupati Andi Rudi Latif melalui Kepala DLH Tanah Bumbu M. Risdianadi disampaikan Plt. Sekretaris DLH Tanah Bumbu, Indah Maya Suryanti, menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada fasilitas maupun petugas kebersihan, tetapi sangat ditentukan oleh peran aktif seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

“Kita semua harus bisa menjadi contoh dalam perilaku di lingkungan perkantoran maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.

Indah menambahkan, peran ASN tidak berhenti di kantor saja, melainkan juga dapat memberikan edukasi kepada keluarga dan masyarakat tentang pentingnya memilah serta mengolah sampah sejak dari sumbernya.

Ia berharap para peserta sosialisasi mampu menjadi penggerak budaya bersih di kantor masing-masing sekaligus di lingkungan keluarga.

Selain itu, ASN juga diajak untuk melaporkan kegiatan pengelolaan sampah yang dilakukan di kantor sebagai bentuk komitmen bersama sekaligus bahan evaluasi agar program ini berkelanjutan.

Melalui program Satu Kantor Satu Pengelolaan Sampah, DLH Tanah Bumbu ingin menumbuhkan budaya kebersihan yang dimulai dari diri sendiri, lingkungan kerja, keluarga, hingga masyarakat luas.

Adapun pelatihan penerapan aksi pengelolaan sampah perkantoran melalui program Satu Kantor Satu Pengelolaan Sampah ini selaras dengan visi pembangunan Tanah Bumbu yaitu mewujudkan penataan kota dan pembangunan desa yang berkelanjutan dengan memperhatikan tata ruang dan lingkungan.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Eng. Akbar Rahman, ST., MT, Ketua Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik ULM sekaligus praktisi persampahan di Banjarmasin. Sosialisasi diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, serta instansi terkait lainnya (Rel)

x
x