Tenaga Pengajar di Kabupaten Tanah Bumbu Kurang, Disdik Mengadu Ke DPRD Tanbu

- Wartawan

Selasa, 20 Januari 2026 - 00:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detikbanua.com, BATULICIN -Di Kabupaten Tanah Bumbu permasalahan  guru menjadi persoalan, pasalnya tenaga pendidik di Kabupaten ini banyak pensiun setiap tahunnya, ditambah lagi terbatasnya rekrutmen guru melalui jalur ASN maupun P3K  sehjngga mengakibatkan kekurangan guru.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Tanah Bumbu, Teguh Dwi Fendi saat mengikuti Rapat Kerja bersama Komisi I DPRD Tanah Bumbu dalam rangka pembahasan Program Kerja Tahun Anggaran 2026.

Rapat dipimpin Ketua Komisi I DPRD Tanah Bumbu, H. Bobi Rahman dihadiri sejumlah anggota DPRD serta para Kepala Bidang Pendidikan SD, PAUD, dan SMP. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat DPRD Tanah Bumbu, Senin (19/1/2026).

Baca Juga :  DWP Tanbu Gelar Sosialisasi Pencegahan Kebakaran Dalam Pertemuan Rutin

Fendi menjelaskan, aturan yang melarang perekrutan tenaga pendidik non-ASN atau Pegawai Tidak Tetap (PTT) berdampak langsung pada kekosongan guru di sejumlah sekolah.

“Larangan perekrutan ini sangat dirasakan dampaknya oleh Dinas Pendidikan, tidak hanya di Tanah Bumbu, tetapi juga hampir di seluruh Indonesia. Proses rekrutmen ASN maupun PPPK membutuhkan waktu yang cukup panjang,” ujar Fendi.

Ia menambahkan, jika pemerintah daerah diberi kewenangan untuk mengangkat tenaga PTT, maka persoalan kekurangan guru dapat diminimalisasi.

“Apabila DPRD dapat mendorong solusi kebijakan, kekosongan tenaga pendidik yang setiap tahun diperkirakan mencapai sekitar satu persen bisa lebih mudah diatasi,” tambahnya.

Baca Juga :  Arutmin Bersama BPBD Tanbu Berikan Pelatihan Kebencanaan

Dalam rapat tersebut, Fendi juga menanggapi sejumlah pertanyaan dari anggota DPRD, termasuk terkait keterbatasan kursi dan meja di SDN Pondok Butun yang kini telah ditangani, serta pembangunan kembali gedung SDN Wonorejo yang sempat terbakar dan telah direalisasikan.

Selain itu, Dinas Pendidikan memaparkan rencana pembangunan sekolah serta berbagai persoalan pendidikan lainnya yang menjadi perhatian bersama antara legislatif dan eksekutif.

Rapat kerja ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan strategis guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Tanah Bumbu ke depan.

Berita Terkait

Bupati Andi Rudi Latif Ikuti Rakornas 2026 Pemerintah Pusat dan Daerah
Banmus DPRD Tanah Bumbu Gelar Rapat Kerja, Fokus Sinkronisasi Agenda 2026
Komisi III DPRD Tanah Bumbu Rapat Kerja dengan BPBD, Fokus Mitigasi Bencana Awal 2026
Pemkab Tanah Bumbu Raih UHC Award 2026 Kategori Madya
Perkuat Pengawasan Layanan Publik, Pemkab Tanbu MoU Dengan Omdusman RI
Krisis Keuangan, Persepan Mengadu ke DPRD Tanbu
Gelar Parenting Akbar, Bupati Tekankan Sinergi Pendidik dan Orang Tua
DPRD Tanah Bumbu Dengar Pendapat Terkait Pencemaran Lingkungan Desa Sebamban Baru
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:39 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Ikuti Rakornas 2026 Pemerintah Pusat dan Daerah

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:29 WITA

Banmus DPRD Tanah Bumbu Gelar Rapat Kerja, Fokus Sinkronisasi Agenda 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:01 WITA

Komisi III DPRD Tanah Bumbu Rapat Kerja dengan BPBD, Fokus Mitigasi Bencana Awal 2026

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:08 WITA

Pemkab Tanah Bumbu Raih UHC Award 2026 Kategori Madya

Rabu, 28 Januari 2026 - 06:26 WITA

Krisis Keuangan, Persepan Mengadu ke DPRD Tanbu

Selasa, 27 Januari 2026 - 05:39 WITA

Gelar Parenting Akbar, Bupati Tekankan Sinergi Pendidik dan Orang Tua

Selasa, 27 Januari 2026 - 05:13 WITA

DPRD Tanah Bumbu Dengar Pendapat Terkait Pencemaran Lingkungan Desa Sebamban Baru

Senin, 26 Januari 2026 - 09:16 WITA

Kecamatan Kusan Hilir Susun Rencana Awal Gelaran Pesta Pantai

Berita Terbaru

Advetorial

Pemkab Tanah Bumbu Raih UHC Award 2026 Kategori Madya

Rabu, 28 Jan 2026 - 09:08 WITA