Detikbanua.com, TANAH BUMBU – Persatuan Sepakbola Pagatan (Persepan) yang sedang mengikuti kompetisi PSSI Liga 4 Rayon Kalimantan Selatan mengalami krisis keuangan. Bahkan saat ini Persepan masih terutang kepada pemain hingga puluhan juta rupiah.
Guna mencari solusi, baru-baru tadi Persepan mengadu ke DPRD Tanah Bumbu untuk menyampaikan aspirasi, Rabu (28/01/2026)
Ketua Umum Persepan, Mahluki, bersama sejumlah pengurus melakukan rapat dengar pendapat dengan wakil rakyat di Gedung DPRD Tanah Bumbu.
Di hadapan anggota legislatif, Mahluki blak-blakan mengungkapkan bahwa tim perserikatan yang dinakhodainya tengah mengalami krisis keuangan.
Padahal saat ini Persepan sedang mengikuti kompetisi PSSI Liga 4 Rayon Kalimantan Selatan.
Rapat tersebut turut dihadiri pihak Disbudporapar Tanah Bumbu, pengurus KONI kabupaten, serta Askab setempat.
Mahluki menegaskan Persepan mengalami defisit anggaran dan terutang kepada para pemain sebesar 59 juta rupiah.
“Sampai saat ini kami masih terhutang kepara pemain,” Ujarnya
Ia berharap adanya dukungan untuk mengatasi persoalan tersebut, mengingat secara regulasi tim amatir diperbolehkan menerima hibah dari pemerintah kabupaten.
Dalam diskusi panjang antara legislatif, eksekutif, dan organisasi yang menaungi olahraga ini, akhirnya ditemukan titik temu.
Persepan Pagatan disarankan mengusulkan proposal bantuan hibah dana operasional pada anggaran perubahan tahun 2026.
Wakil Ketua DPRD Tanah Bumbu H Hasanuddin berjanji akan mengawal usulan tersebut danterus memberikan dukungan untuk persepan.
“Kami akan selalu dukung dan bantu untu persepan, untuk masalah hutang ke pemain, tolong diajukan proposal, agar nanti dapat diqnggarkqn di perubahan,” Jelas H Hasanuddin
Ketua Umum Persepan juga berharap agar kondisi Lapangan 7 Februari Pagatan sebagai homebase dapat dibenahi dan direnovasi, terutama pada bagian rumput lapangan, drainase, dan tribun.






